|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Jumat, 06 Juli 2001 |
|
Jurnalisme online menjadi berbeda dengan jurnalisme tradisional yang sudah dikenal sebelumnya (cetak, radio, TV) bukan semata-mata karena dia mengambil venue yang berbeda; melainkan karena jurnalisme ini dilangsungkan di atas sebuah media baru yang mempunyai karakteristik yang berbeda -baik dalam format, isi, maupun mekanisme dan proses hubungan penerbit dengan pengguna/pembacanya. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Minggu, 06 Mei 2001 |
|
Tapi di mata mereka yang menisbikan posisi otoritas-otoritas semacam itu, kemudahan yang diberikan oleh Internet ini merupakan fasilitas yang baik untuk membebaskan proses publikasi karyanya dari jaring ukuran-ukuran subyektif otoritas dunia seni (sebuah kompleks dari pasar, akademisi, teorisi, dan jurnalis seni). |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Sabtu, 29 Agustus 1998 |
|
Ada satu hal yang sering luput dari perhatian. Sadar atau tidak, ekses atau bukan, publikasi-publikasi tentang kerusuhan Mei bukan saja telah mampu membangkitkan empati Internasional, tapi juga dengan mudah akan terjebak ke arah membangun kesadaran kebangsaan rasial di kalangan etnis Cina sedunia. Simptom-simptom ke arah itu dengan mudah dapat ditunjukkan ke beberapa pesan yang terpampang di message board yang ada di beberapa situs Web. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Sabtu, 08 Agustus 1998 |
|
Tanpa ketuntasan, kita hanya akan menanam ranjau bagi etnis Cina dunia dan kita sendiri. Tanpa ketuntasan, kita membiarkan diri kita menjadi bangsa yang solipstik, yang mengaku tak pernah berbuat salah. Tanpa ketuntasan, berarti membiarkan banyak etnis Cina dunia terkurung ilusi perang antara ras Cina dan non-Cina di Indonesia. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Minggu, 28 Agustus 1994 |
|
Puncak ketidakenakan remaja adalah ketika remaja dipelakukan sebagai obyek tudingan. Remaja sering dikhawatirkan bakal jadi "beban pembangunan". Sambil menunjuk tingginya angka kejahatan dan penyimpangan perilaku yang dilakukan oleh remaja, remaja juga tak jarang dituding sebafai salah satu sumber keresahan. Remaja juga sering mendapat jatah predikat sebagai 'pemberontak sosial budaya', dan lain sebagainya. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>
|
| Results 16 - 20 of 44 |