|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Sabtu, 22 April 2006 |
|
Kalau di sebelah anda ada bacaan yang mengandung banyak kata yang memusingkan kepala, tutup saja dan tunggulah pembeli barang bekas. Bacaan jenis itu lebih bermanfaat sebagai kertas daur-ulang. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Kamis, 10 Juli 2003 |
Sekarang membuat film yang cukup cantik, indah dan enak ditonton bukan lagi hak istimewa para profesional dengan biaya produksi tinggi. Para amatir, orang biasa, dan pehobi pun sekarang bisa membuat sebuah film keluarga yang cukup menarik untuk ditonton dengan cara yang relatif lebih mudah dan murah. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh yayan Sopyan
|
|
Kamis, 10 Juli 2003 |
Kultur masyarakat kita tampaknya masih menempatkan camcorder sama dengan kamera foto. Sangat sering kita saksikan banyak orang berpose mematung ketika seorang videografer mendatangi mereka untuk merekam. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Minggu, 28 Agustus 1994 |
|
Puncak ketidakenakan remaja adalah ketika remaja dipelakukan sebagai obyek tudingan. Remaja sering dikhawatirkan bakal jadi "beban pembangunan". Sambil menunjuk tingginya angka kejahatan dan penyimpangan perilaku yang dilakukan oleh remaja, remaja juga tak jarang dituding sebafai salah satu sumber keresahan. Remaja juga sering mendapat jatah predikat sebagai 'pemberontak sosial budaya', dan lain sebagainya. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
Oleh Yayan Sopyan
|
|
Selasa, 05 April 1994 |
|
Cuma saja, agaknya kita baru sampai pada tingkat kesangsian saja. Itu pun belum menampakkan wajahnya yang jernih. Ini bukan saja karena kenyataan sosial politik masih memperlihatkan model-model yang sentralistis. Tapi bahkan, pada tingkat kesadaran pun, visi-visi non-sentralistis yang muncul pun masih terkesan gagap, terbata-bata dan keruh. Bahkan tak jarang harapan-harapan dan penyelesaian bagi persoalan nyata pun masih merujuk serta menyandarkan diri pada sentralisme yang justru disangsikan. |
|
Baca lengkap ...
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
| Results 1 - 5 of 28 |