DI STATSIUN

setiap kali bertemu jalan
tak ada yang rasakan sepi
meski sukar kenali: siapa karib

sungguh
rel-rel tak satukan tujuan
rel-rel tak lambangkan sang tunggal
rel-rel jadi figura lukisan besar kehidupan
itu saja

dan bunyi peluit pun
cuma bunyi denyut nadi setiap orang
bukan perintah mengurung pilihan
sendiri-sendiri

begitu banyak orang di setiap jalan
tapi jangan tanya siapa lawan
kita semua adalah sesama manusia

Yogyakarta 8 Mei 1990

 
Jurnal Yayan Sopyan