Menjadi Intim Dengan Ebook
Ebook memang menggoda. Ada sekian ratus ribu judul ebook tersedia gratis dan legal di Internet. Cobalah tengok Project Gutenberg. Kalaupun harus membeli, harga ebook jauh lebih murah daripada harga buku cetak.Celakanya, membaca ebook di komputer desktop maupun laptop memang tidak nyaman. Tidak intim. Juga kurang rileks.
Salesman Nekad
Pernahkah rumah Anda didatangi oleh seorang salesman yang super nekad? Saya mengalaminya beberapa kali. Dulu. Sekarang sudah jarang ada salesman yang 'bertamu' ke rumah.
Ambillah Seluruh Kesempatan Menulis
Untuk menjadi penulis, yang pertama-tama harus kita lakukan adalah menulis. Tak ada cara lain untuk mengawali langkah menjadi penulis selain menulis itu sendiri.
Dari Cai Lun Ke Amazon.com
Pada masa-masa awalnya, e-book juga merampas pengalaman-pengalaman lama kita dengan buku cetak. E-book tidak memberikan rasa intim karena kita tidak leluasa untuk membacanya. Kita tidak bisa membaca e-book sambil menyandarkan leher dan menjulurkan kaki kita di sofa.
Murah Tapi KonyolYayan Sopyan - Rabu, 28 Juli 2010Sebuah ebook reader dirancang untuk menyasar pelajar di negara berkembang. Alat itu memakai microcontroller jadul sehingga harganya bisa murah. Alat yang bernama Humane Reader itu akan berharga $ 20 saja. Untuk membaca ebook, alat ini harus dihubungkan ke TV. Kok begitu? Perancang alat itu menganggap orang di negara berkembang lebih terbiasa dengan TV ketimbang komputer. Anggapan dia mungkin betul, tapi keputusannya itu salah. Bayangkanlah seorang pelajar di Indonesia membaca ebook di layar TV. Dia bisa dikeroyok penghuni rumah lain yang kecanduan sinetron atau infotainment kan? |